Tahukah Anda Apa itu Tauhid Uluhiyah? Tauhid Uluhiyah adalah Pengesahan segala peribadatan bagi Allah Swt, Seperti Berdo’a, Meminta, Tawakkal, dan lain-lain, tapi intinya adalah Tauhid Uluhiyah itu adalah kita percaya bahwa ada tuhan yang wajib disembah yaitu Allah Swt. Disini saya akan mengutip sedikit tentang tauhid uluhiyah yang telah di rangkum dari kitab Bidayah wa

Kita percaya bahwa meratapi mayat, menampar-nampar pipi, menampakkan kedukaan dan kesedihan yang berlebihan adalah kebiasaan jahiliyah yang dibenci Allah dan Rasul-­Nya. Seorang muslim tidak boleh berkabung karena kematian melebihi tiga hari, kecuali terhadap suami yaitu selama empat bulan sepuluh hari.

Tidak boleh mengusahakan perjalanan jauh menuju kuburan, menjadikan kuburan sebagai ‘Id (tempat yang sering dikunjungi), membangun masjid di atas kuburan, meletakkan lampu-lampu di atasnya, memagari atau membangunnya, dan duduk di atasnya.

Disyari’atkannya ziarah kubur dalam rangka memohonkan rahmat dan memintakan ampunan bagi ahli kubur, serta untuk mengingat kematian dan akhirat bagi kita. Dalam ziarah kubur tidak boleh berdoa atau meminta tolong kepada ahli kubur, karena hal itu adalah sebagian dari perbuatan syirik yang telah dinyatakan kebatilannya oleh seluruh risalah langit.

Perbuatan syirik dibagi menjadi dua; a)               Syirik Akbar  (Besar) Syirik Akbar merupakan kezhaliman yang paling besar dan dosa yang paling berat. Allah ﷻ  tidak akan mengampuni pelakunya kecuali jika ia bertaubat. Jenis ini menyebabkan segala amal baik menjadi sia-sia. Kadang-kadang kesyirikan jenis ini terjadi pada masalah ibadah dan ritual misalnya berdoa kepada selain Allah ﷻ,

Kita bersaksi bahwa Muhammad ﷺ adalah penutup para nabi. Maka setiap orang yang mengatakan bahwa ada nabi setelah beliau berarti murtad yakni keluar dari Islam. Hal itu karena ia telah mendustakan apa yang telah ditegaskan oleh Al-Qur’an yang mulia dan sunnah yang suci bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah penutup para nabi.

Dua kalimat syahadat adalah kewa­jiban pertama bagi setiap mukallaf dan merupakan masalah agama yang pertama kali diserukan kepada manusia. Pengakuan atas dua kalimat syahadat dengan jujur dan tulus akan menimbulkan adanya ikatan keislaman di dunia dan menjadi penyelamat dari api neraka atau dari kekekalan di neraka pada hari kiamat.

Allah ﷻ telah mempersaksikan keesaan diri-Nya, para malaikat dan orang-orang berilmu telah bersaksi atas hal tersebut juga. Allah ﷻ berfirman; شَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لا إِلَهَ إِلا هُوَ وَالْمَلائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ لا إِلَهَ إِلا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan