Di antara puasa-puasa sunnah adalah; Puasa enam hari di bulan Syawwal, puasa Arafah, puasa Asyura’ (tanggal 10 Muharram) dan sehari sebelum atau sesudahnya, puasa ayyamul bidh(tanggal 13, 14 dan 15 tiap bulan hijriyah), puasa hari Senin dan Kamis, puasa sehari dan berbuka sehari (selang seling, puasa Dawud) bagi yang kuat melaksanakannya. Dari Abu Ayyub Al-Anshari

Hakikat puasa adalah menahan diri dari hal-hal yang mem­batalkan, baik yang lahir maupun yang batin, sejak terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari. Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan dusta dan pelaksanaannya, maka Allah ﷻ tidak membutuhkan usahanya dalam meninggalkan makan dan minum. Disunnahkan untuk menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur. Barangsiapa yang secara sengaja berbuka (batal puasa) karena bersetubuh

Puasa Ramadhan adalah salah satu rukun Islam, bahwa ia diwajibkan ketika melihat hilal dalam kondisi langit cerah, atau dengan menyempurnakan bulan Sya’ban tiga puluh hari dalam keadaan berawan (sehingga tidak bisa melihat hilal), dan bahwa yang menjadi patokan memasuki bulan Ramadhan itu adalah penglihatan mata, dan apabila telah terlihat hilal di suatu negara maka negara-negara

Di antara puasa-puasa sunnah adalah; Puasa enam hari di bulan Syawwal, puasa Arafah, puasa Asyura’ (tanggal 10 Muharram) dan sehari sebelum atau sesudahnya, puasa ayyamul bidh (tanggal 13, 14 dan 15 tiap bulan hijriyah), puasa hari Senin dan Kamis, puasa sehari dan berbuka sehari (selang seling, puasa Dawud) bagi yang kuat melaksanakannya.

Shalat dua hari raya  adalah sebagian dari ­syi’ar Islam. Adapun statusnya apakah termasuk fardhu kifayah, fardhu `ain atau sunnah merupakan masalah khilafiyah di antara para ulama. Shalat dua hari raya ini disunnahkan pelaksana­annya di tanah lapang, yaitu dua raka’at tanpa adzan dan tanpa iqamah. Pada raka’at pertama, ditambahkan takbir tujuh kali setelah takbiratul ihram dan

Di antara sunnah-sunnah Ramadhan yang sangat dianjurkan adalah: Menghidupkan malamnya dengan qiyamullail (shalat malam). Qiyam-nya Nabi ﷺ pada bulan Ramadhan dan selain Ramadhan adalah sebelas raka’at. Dan tentang jumlah raka’at ini merupakan per­kara yang longgar.

Sekilas tentang Bulan Muharram, Keutamaan Bulan Muharram Allah sebagai pemilik alam semesta, maha melakukan apa pun yang Dia kehendaki, maha berkehendak untuk mengutamakan satu waktu atas waktu-waktu yang lain, satu tempat atas tempat-tempat yang lain, satu makhluk-Nya atas makhluk-makhluk-Nya yang lain. Allah memilih dari sekian makhluk-Nya orang-orang mukmin, orang-orang jujur, dan para syuhada. Lalu Allah