Apakah Kita Boleh Shalat Dua Raka’at Dari Shalat Tarawih Dengan Niat Shalat Sunnah Isya’ ? Pertanyaan: Kami sedang melaksanakan shalat tarawih, apakah boleh saya shalat dengan imam dua raka’at pertama tarawih saya niatkan untuk shalat sunnah isya’ ?, saya lakukan ini karena tidak cukup waktu antara shalat fardu isya’ dan tarawih untuk sekedar shalat sunnah,

EVALUASI IBADAH, APAKAH KITA SUDAH BENAR-BENAR BERIMAN? Di antara ciri orang mu’min seperti yang Allah ﷻ jelaskan dalam surat Al-Mu’minun adalah merasa takut, khawatir, tidak tenang akan amal shalih mereka, diterima kah? Ditolak kah? Sedangkan kebanyakan dari kita tidak peduli, setelah berbuka puasa seketika merasa lepas dari beban, tidak pernah berpikir apakah puasa kita hari

Shalat jenazah hukumnya fardhu kifayah setelah memandikan dan mengkafaninya. Dalam pelak­sanaan shalat jenazah disyaratkan hal-hal yang disyaratkan pada shalat lainnya, yaitut berupa menutup aurat dan menghadap kiblat. Shalat ini terdiri dari empat kali takbir sambil tetap berdiri tanpa ruku’ dan sujud. Setelah takbir pertama dibaca surat Al­ Fatihah, setelah takbir kedua,  bershalawat atas Nabi  ﷺ,

Shalat istisqa’ adalah sebagian dari syi’ar Islam. Hukumnya sunnah mu’akkad ketika diperlukan. Dalam pelaksanaannya tidak disunnahkan adzan maupun iqamah. Cara pelaksanaannya adalah shalat dua raka’at seperti shalat Id dengan bacaan nyaring (jahr) lalu diikuti dengan satu khutbah setelah shalat. Dan hendaknya diperbanyak istighfar dan berdoa dengan mengangkat kedua tangan.

Shalat Gerhana Matahari (kusuf) adalah sebagian dari syi’ar Islam. Shalat gerhana ini hukumnya sunnah mu’akkad, baik bagi orang mukim atau musafir, termasuk wanita. Sebagian besar ulama menya­takan bahwa shalat ini juga disyari’atkan pula pada gerhana bulan (khusuf).

Meng-qashar (menyingkat) shalat yang empat raka’at (menjadi dua rakaat) merupakan sunnah, dan bahwa menjama’ shalat dibolehkan bila diperlukan, baik itu jama’ taqdim yang dilaksa­nakan pada waktu shalat pertama, atau jama’ ta’khir yang dilaksanakan pada waktu shalat yang kedua. Mengenai batasan jarak yang membolehkan qashar merupakan masalah khilafiyah yang longgar. Namun pendapat yang terbaik ialah dibolehkan

Shalat-shalat sunat rawatib yang biasa dilakukan Rasulullah  ﷺ adalah; dua raka’at sebelum Shubuh, dua raka’at sebelum Zhuhur dan dua raka’at setelahnya, dua raka’at setelah Maghrib dan dua raka’at setelah Isya’,  di samping shalat witir pada malam hari.

Sujud sahwi disyariatkan ketika terjadi kelebihan, keku­rangan atau keraguan dalam pelaksanaan shalat. Berikut ketentuan sujud sahwi: